-Register for Learning.
-Read forum rules before register.
-Register for see full topics.
*Active on Forum*

Cara Menjadi Hacker & Apa Yang Dipelajari?

Share

mardiana88
member
member

Jumlah posting : 33
Reputation : 0
Join date : 30.10.12
Age : 26
Lokasi : jember

Cara Menjadi Hacker & Apa Yang Dipelajari?

Post by mardiana88 on Thu Dec 20, 2012 11:00 am

Kali ini saya ingin berbagi mengenai bagaimana cara menjadi hacker dan apa yang harus di pelajari?

Pertanyaan ini sering sekali ditanyakan diberbagai kesempatan oleh banyak warga nongkrong dan banyak orang diberbagai komunitas yang masih mencari cara terbaik untuk menjadi seorang hacker.



Yang akan saya bahas pertama kali adalah Bagaimana Cara Menjadi Hacker. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Persiapkan Jiwa

Persiapan jiwa ini adalah hal yang paling utama dalam menjadi seorang hacker, adapun hal yang perlu dipersiapkan adalah:

Mental dan psikologi: hal ini dibutuhkan karena seorang hacker akan mendapatkan banyak cobaan yang sering kali membuat down dan kadang membuat lupa diri. Seperti caci maki, hinaan, sanjungan dan perkataan manis.
Kesabaran, ketabahan dan keikhlasan: hal ini merupakan kunci kesuksesan seorang hacker dimana dengan hal ini akan membuat seorang hacker tidak akan pernah menyesali setiap tindakan yang diperbuat.
Semangat, usaha, kemauan, pantang menyerah dan kerja keras: hal ini dibutuhkan seorang hacker untuk berjuang menggapai yang terbaik didalam kehidupan yang dijalani, karena menjadi seorang hacker tidak mudah dan butuh waktu yang cukup untuk memahami setiap seluk beluk ilmu pengetahuan.
Percaya dan berserah diri hanya kepada Tuhan YME: hal ini menjadi pondasi paling penting dan salah satu motto yang digunakan oleh BinusHacker Family yaitu “Tuhan Hanya Engkau Yang Esa” dimana dengan hal ini semua akan dikembalikan kepada Sang Pencipta dan menyatakan bahwa Ilmu Pengetahuan itu Tanpa Batas.

2. Persiapkan Raga

Persiapan raga merupakan langkah kedua yang perlu dilakukan oleh seorang hacker, dimana raga harus dibangun sedemikian rupa agar bisa mencapai target yang diingikan. Hal yang perlu dipersiapkan adalah:

Kesehatan dan kebugaran: hal ini diperlukan agar seorang hacker tetap fit dalam menghadapi setiap tantangan dan perjuangan dalam mempelajari dan mencapai target yang sudah ditetapkan serta kemampuan memory, daya pikir otak, nurani, panca indra bisa dimaksimalkan.
Aktif Olahraga: hal ini diperlukan untuk menunjang latihan tubuh agar terhindar dari berbagai ancaman. Misalkan olahraga beladiri untuk melindungi diri ketika ada ancaman, fitness agar tubuh tetap aktif dan sehat terjaga.

3. Persiapkan Perbuatan

Persiapan perbuatan adalah langkah ketiga untuk menjadi seorang hacker, dimana langkah yang perlu dijalani adalah langkah positif dalam kehidupan, senantiasa beramal dan beribadah. Mengurangi, menghindari dan meninggalkan hal-hal negatif adalah perjuangan panjang dan paling berat untuk seorang hacker.

Belajar, Berbagi, Senantiasa Update dan Meningkatkan Kemampuan: hal ini menjadi pondasi paling penting dan salah satu motto yang digunakan oleh BinusHacker Family untuk bersama-sama meningkatkan kualitas dan kuantitas kemampuan yang dimiliki.
Saling Tolong Menolong, Persahabatan, Hindarkan SARA: hal ini diperlukan agar seorang hacker bisa berkontribusi dalam kehidupan yang global dimana semua sangat universal. Dengan menjadi seorang hacker maka diharuskan memiliki pandangan yang luas sehingga bisa bertindak dengan netral, baik, adil dan bijaksana.

Setelah persiapan diatas sudah terpenuhi, tinggal apa yang perlu kita pelajari untuk menjadi seorang hacker?



Ada 5 hal penting yang perlu dipelajari oleh seorang hacker:

1. Logika (Logic)

Seorang hacker harus senantiasa menggunakan logika dimana hal ini menjadi sebuah pertimbangan akal untuk menghasilkan sesuatu yang baik, benar dan tepat. Manusia diberikan kelebihan oleh YME untuk hal ini, maka manfaatkan secara maksimal.

Logika yang sering digunakan dalam bahasa pemrograman adalah OR, AND, NOT, XOR, NAND, dll. Beberapa program tersusun atas komponen program IF..THEN…ELSE, FOR..TO..DO, WHILE , CASE..OF dan lain-lainnya. Logika ini kemudian akan dikolaborasikan dengan matematika untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai Benar (True) atau Salah (False) seperti (<, >, =, +, -, dll).

2. Perangkat Keras (Hardware)

Seorang hacker harus mengetahui seluk beluk perangkat keras, karena perangkat keras merupakan dasar dari pembentukan teknologi. Perangkat keras disini adalah mengerti seluk beluk pengkabelan, chip, mainboard, switch, hub, elektronika, dll. Apabila seorang hacker sudah memahami perangkat keras, maka akan lebih mudah dalam membuat instruksi untuk perangkat lunaknya. Pernah melihat James Bond & Mission Impossible? Nah, diluarsana banyak orang luarbiasa yang memahami hardware sangat dalam.

Yang perlu dipelajari lebih dalam dari perangkat kerasa adalah komponen pada bagian-bagian berikut:

Input Device (Unit Masukan: Keyboard, Mouse): media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor.
Process Device (Unit Pemrosesan: CPU, Microchip,RAM): media untuk mengolah inputan guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
Output Device (Unit Keluaran: Monitor, Scanner, Speaker): media untuk mengeluarkan hasil informasi.
Backing Storage ( Unit Penyimpanan: Harddisk, Disk): media untuk melakukan penyimpanan data dan informasi.
Periferal ( Unit Tambahan: USB, Modem): media tambahan yang digunakan untuk mendukung proses kerja perangkat keras.

3. Perangkat Lunak (Software)

Seorang hacker akan mempelajari software sebagai instruksi kepada hardware untuk melakukan perintah-perintah yang diinginkan. Software ini dibangun dari berbagai bahasa, dimana bahasa yang perlu dipelajari dalam bahasa mesin adalah 0, 1 dan analog. Sebagai dasar adalah bahasa pemrograman adalah assembly. Urutan yang tepat sebagai berikut saya kutip dari wikipedia:

Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110.
Bahasa Tingkat Rendah (ASM) atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
Bahasa Tingkat Menengah (C), yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
Bahasa Tingkat Tinggi (HTML, XML, JSP, JAVA, VB, PASCAL, DELPHI, C#, F#, PHP, ASP, SQL, ORACLE, PYTHON, PERL, dll) yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagai seorang hacker, semakin kompleks mengetahui bahasa pemrograman maka akan semakin mudah dalam memolak balikkan software, mencari celah, memperbaiki, memberikan solusi untuk memecahkan masalah dan bahkan membangun sebuah aplikasi baru.

Kuncinya adalah semakin dalam mengetahui bahasa mesin, akan lebih mudah dalam berkomunikasi dengan mesin.

Selain mengenal bahasa pemrograman, yang perlu dipelajari adalah sistem yang dibangun dari software yang sudah ada saat ini, sebagai salah satu contoh yaitu Sistem Operasi: *Nix, Linux, FreeBSD, SunOS, Windows, dll.

4. Jaringan (Networking)

Seorang hacker perlu mengetahui dan mendalami jaringan elektronik dan komputer yang merupakan bagian penting untuk dipelajari, karena jaringan inilah yang menghubungkan antara satu dengan yang lainnya seperti sebuah jaring laba-laba yang tidak terputus.

Ketika kita sudah memahami jaringan maka akan cukup mudah dalam melakukan setting, konfigurasi dan dapat memegang kendali terhadap jaringan. Didalam jaringan inilah alur komunikasi bergerak antara satu perangkat ke perangkat yang lainnya. Pada jaringan inilah banyak protokol komunikasi yang digunakan sehingga perlu juga untuk dipelajari seperti TCP, HTTP/S, FTP/S, dll. Apabila jaringan berada didalam kendali, maka seluruh informasi yang mengalir didalamnya akan sangat mudah untuk didapat, ditambah, diubah, bahkan untuk dihapus sekalipun.

5. Kriptografi (Cryptography)

Seorang hacker memiliki tantangan dalam hal kriptografi, karena saat ini hampir seluruh transaksi komunikasi sudah menggunakan cryptography sebagai jembatan pelindung. Dengan modal logika yang matang maka cryptography dapat lebih mudah untuk dipelajari walaupun dalam struktur yang sulit. Seorang hacker memerlukan pengetahuan kriptografi untuk menjaga aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan informasi, keabsahan informasi, integritas informasi, serta autentikasi informasi dan bahkan untuk mendapatkan dan menerjemahkan informasi itu sendiri.

Ada banyak model kriptografi yang saat ini sudah banyak berkembang yaitu MD5, SHA, DES, AES, Base64, IDEA, BLOWFISH, RSA, Dll. Kriptografi ini banyak digunakan untuk konfigurasi, penyimpanan data dalam database, dan komunikasi transaksi pada jaringan.


    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:01 am