-Register for Learning.
-Read forum rules before register.
-Register for see full topics.
*Active on Forum*

Curhat Tentang Kehidupan

Share

Bagong
leaderregional
leaderregional

Jumlah posting : 19
Reputation : 0
Join date : 25.05.13

Curhat Tentang Kehidupan

Post by Bagong on Sat Aug 30, 2014 12:25 am

Aku merasa diri ini tak berarti bagi orang lain. Benarkah seperti itu? Semenjak peristiwa itu…..mataku terbuka. Materi menjadi salah satu tujuan dia menjalin hubungan denganku. Dengan dalih cinta. Cinta???? rasanya samar. Buktinya dia meninggalkanku ketika syarat yang dia ajukan belum kugapai. Awalnya aku berpandangan bahwa `my darling, this is my dreams too` (memang demikian adanya). Bahkan kebanyakan orang pun ingin lulus cpns. Tanpa kabar yang jelas, tiba-tiba sms `kita berteman saja`. Bagai petir di siang bolong (padahal sudah sore lho….!!!!). Sebelumnya, aku tak mempercayai perumpamaan itu karena memberikan kesan didramatisir. Tapi….percaya nggak percaya terjadi pula. Memang tak ada yang tak mungkin bagiNya. Pelajaran yang sangat berharga bagiku. Meski dengan susah payah aku bangkit. Mencoba merangkak, berdiri dan berlari. Pergi jauh untuk meninggalkan sesuatu yang kelam, mengubur dalam-dalam. Semua tak berhasil, justru semakin parah. Temanku bilang, `obat yang paling mujarab berada dalam diri kita. Jalani hidup apa adanya, biarkanlah sesuatu indah pada waktunya. Seperti kita ketahui bersama bahwa obat tidak 100% dapat menyembuhkan penyakit (buktinya obat jg diekskresi sekian persen dari kadar semula, banyak faktor-faktor yang mendukung kesembuhan). Yakinlah bahwa kamu bisa hidup tanpa dia. Bisa jadi suatu saat dia bertekuk lutut sama kamu. Kamu tidak sendiri. Kamu punya keluarga yang menyayangimu, teman yang mendukungmu. Tuhan senantiasa dekat denganMu.`

Waw…..kata mutiara yang memicu adrenalinku untuk kembali menata hidup. Tahap awal adalah mengubah `Mine set`. Ternyata tak mudah kawan…. berperang melawan diri sendiri.Perlu waktu berbulan-bulan, mungkin bertahun-tahun untuk bisa tertata. Step by step. Hilangkan `aku sendirian`, takut, `rasanya sakit, perih, kecewa`, bebanku terlalu berat (ingat kawan, masih banyak orang-orang yang kurang beruntung dibandingkan kita. Mari kita bersyukur). Meski sebenarnya begitulah adanya. Untuk menghadapi ini perlu target. Meski tak langsung 100% bisa terwujud, setidaknya selangkah kita lebih maju. Karena manusia hanya bisa berdoa dan berusaha, Tuhan yang menentukan.

    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:06 am