-Register for Learning.
-Read forum rules before register.
-Register for see full topics.
*Active on Forum*

Bupati Banyuwangi Raih Social Media Award 2014

Share

robot
Seng Duwe Omah
Seng Duwe Omah

Jumlah posting : 355
Reputation : 0
Join date : 30.10.12
Age : 28
Lokasi : banyuwangi

Bupati Banyuwangi Raih Social Media Award 2014

Post by robot on Sun Nov 16, 2014 1:50 pm

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendapat penghargaan Social Media Award 2014 karena dinilai sebagai kepala daerah yang mampu menggunakan instrumen media sosial untuk pengembangan daerahnya. Penyerahan penghargaan ini dilakukan di Jakarta, Kamis (13/11/2014). Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah Marketing, konsultan pemasaran Frontier, dan lembaga riset media sosial Mediawave.

Selain kategori kepala daerah, beberapa seniman dan perusahaan juga meraih penghargaan tersebut, di antaranya Slank dan Iwan Fals. Penghargaan Social Media Award ini diberikan kepada perusahaan, brand atau personal yang paling banyak diperbincangkan secara positif di social media. Pada tahun 2013 lalu, penghargaan ini diberikan pula kepada pribadi seperti Joko Widodo, Mahfud MD, Hatta Rajasa, dan Jusuf Kalla.

Bupati Anas mengatakan, media sosial telah membawa pengaruh besar dalam kehidupan saat ini. Banyuwangi pun ikut memanfaatkan media sosial sebagai sarana mempromosikan daerah dan menjaring aspirasi publik. Bahkan, Pemkab Banyuwangi menggandeng sejumlah buzzer atau akun Twitter berpengaruh (influencer) untuk mempromosikan produk/jasa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kabupaten tersebut.

Anas melanjutkan, di masa ini, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dalam interaksi keseharian. Dengan kemampuannya membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas, media sosial menjadi tempat yang efektif untuk meningkatkan awareness publik terhadap Banyuwangi. “Lewat twitter, facebook, instagram orang dengan mudah membagi pengalamannya pada detik yang sama dengan orang yang jauh. Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, misalnya, jadi sangat terkenal karena banyak orang yang datang langsung menguploadnya di medsos,” ujar Anas.

Dengan jumlah pengguna Twitter di Indonesia yang mencapai sekitar 20 juta, Facebook sebanyak 69 juta pengguna, atau Path lebih dari 4 juta pengguna; media sosial mampu menciptakan perbincangan positif tentang pariwisata Banyuwangi. "Selain itu, tentu media sosial berfungsi sebagai sarana untuk menyerap aspirasi. Warga bisa bebas beri kritik lewat media sosial," tuturnya.

Dia mencontohkan usulan tentang pengelolaan destinasi wisata Pantai Boom di Banyuwangi, yang langsung direspons dengan menggandeng salah satu BUMN untuk membuat Taman Digital guna mempercantik pantai tersebut. "Demikian pula kritik soal pembangunan jalan. Tapi ada kritik yang butuh jawaban kerja dalam jangka waktu menengah. Misalnya usulan pengembangan infrastruktur yang memakan anggaran besar dan memerlukan waktu. Saya memahami ekspektasi publik yang sangat besar. Untuk infrastruktur, kan tidak bisa sekarang usul, besok sudah jadi infrastrukturnya," tutur Anas.

Terkait Social Media Award 2014, metodologi pemilihan pemenangnya ditentukan melalui social media study dengan menggunakan software dari Media Wave, sebuah Social Media Monitoring Platform.

Mention dari brand, personal atau perusahaan di social media dikumpulkan dan dikategorikan berdasarkan 3 tipe: Positif, netral, dan negatif. Data dari Media Wave ini kemudian dianalisa oleh Frontier dengan menggunakan Share of voice index sehingga didapatkan nama-nama yang paling banyak mendapat atensi dan di-mention oleh pengguna social media. “Dari hasil itu, Bupati Banyuwangi termasuk mendapat sentimen positif yang paling banyak di social media," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Banyuwangi, Juang Pribadi.

    Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 8:58 am