-Register for Learning.
-Read forum rules before register.
-Register for see full topics.
*Active on Forum*

Buka Kursus Pembina Pramuka, Bupati Sarankan Metode Pengajaran yang Menyejukkan

Share

robot
Seng Duwe Omah
Seng Duwe Omah

Jumlah posting : 355
Reputation : 0
Join date : 30.10.12
Age : 28
Lokasi : banyuwangi

Buka Kursus Pembina Pramuka, Bupati Sarankan Metode Pengajaran yang Menyejukkan

Post by robot on Sun Feb 01, 2015 6:50 pm

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyarankan agar pembina pramuka memberikan metode pengajaran yang menyejukkan dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Banyuwangi tersebut saat membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), Jumat (30/1).

“Kakak-kakak pembina pramuka harus bisa menjadi teladan dan penyejuk di tengah masyarakat. Dalam mengurai masalah dan memberikan solusi kepada adik-adik kita, harus punya metode yang berbeda dengan yang lain. Caranya dengan memunculkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik melalui hal-hal yang inspiratif,” tandas Bupati Anas yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi tersebut.

Bupati meyakini, dengan memunculkan seluruh potensi melalui hal-hal inspiratif, masalah yang dihadapi akan terselesaikan dengan mudah, bahkan memunculkan inisiator-inisiator baru yang handal dalam menyelesaikan masalah. “Tirulah Jepang,”katanya.

Menurutnya, saat terjadi bencana alam di Jepang, yang ditanyakan pertama kali pada pihak terkait bukan : Apakah pemerintah sudah memberikan bantuan? Melainkan yang ditanyakan adalah : Apa yang sudah anda kerjakan untuk membantu korban? Dengan begitu, pihak terkait tersebut akan merasa dihargai atas jerih payahnya dalam menolong korban bencana, dan masih bersemangat untuk terus membantu.

Dalam acara yang diadakan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan tersebut, Bupati Anas juga mengingatkan pada seluruh calon pembina pramuka yang hadir akan maraknya tayangan di televisi yang berbau negatif. Efek dari tayangan tersebut memunculkan perilaku buruk generasi muda.

“Tayangan negatif di TV, perlu kita sikapi dengan cara – cara yang bijak. Carilah cara baru yang kreatif untuk mengubah mind set mereka yang terpengaruh hal buruk tersebut. Teori diklat itu hanya sekedar teori di buku, selebihnya harus kreatif,”tegas bupati .

Sementara itu, Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko mengatakan, kursus ini adalah kursus untuk pembina pramuka tingkat dasar yang baru pertama kalinya digelar di Banyuwangi. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, kursus ini bertujuan untuk meningkatkan mutu guru di bidang kepramukaan.

“Dengan mengikuti kursus ini, guru-guru yang diberi amanah sebagai pembina pramuka di lingkungan sekolahnya masing-masing akan punya bekal pengetahuan dan pengalaman praktis, yang bisa diaplikasikan kepada peserta didiknya. Terutama soal pendidikan karakter,”kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi ini.

Kursus ini akan dimulai pada 2 Februari hingga 14 Maret mendatang, yang di dalamnya diikuti sebanyak 1700 orang. Dengan rincian, panitia penyelenggara 20 orang, panitia pelaksana 360 orang, pelatih 120 orang dan peserta 1200 orang. Para pembina pramuka yang mengikuti kegiatan ini dibagi menjadi 4 wilayah, dan mereka akan mengikuti kursus di kantor kecamatan yang telah ditunjuk.

Ke-4 wilayah tersebut antara lain Kecamatan Banyuwangi, Giri, Glagah, Licin, Kalipuro dan Wongsorejo (Wilayah I). Wilayah II terdiri dari Kecamatan Kabat, Rogojampi, Songgon, Srono, Singojuruh dan Muncar. Wilayah III mulai dari Cluring, Bangorejo, Purwoharjo, Siliragung, Tegaldlimo hingga Pesanggaran. Wilayah IV yakni Kecamatan Genteng, Gambiran, Tegalsari, Sempu, Glenmore, dan Kalibaru.

    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:01 am